24 Oktober 2021

Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

Senator RI Minta Pemprov Bantu Pembangunan Gedung Capil yang Layak setelah Aduan WNA Swiss

Pembangunan Gedung Capil Terkait Aduan WNA Swiss
AWK selesaikan masalah keluarga di Capil Denpasar terkait akta kematian

Ada yang menarik saat Senator DPD RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir dalam rapat kerja di Dinas Catatan Sipil Kab. Gianyar, yakni betapa kagetnya Senator Arya Wedakarna ( AWK ) dengan kondisi fisik gedung Capil Gianyar yang tampak sederhana dan alakadarnya, terlebih ketika mendapat penjelasan dari Dinas bahwa dalam satu hari, kantor ini bisa melayani lebih dari 400 masyarakat baik asing dan juga domestik.

“Gianyar itu adalah etalase Bali, tanpa Gianyar Bali tidak ada apa – apanya, karena Gianyar adalah pusat seniman. Dan saya minta agar Bupati Gianyar segera usulkan Gedung Baru alias Bangun Total gedung Capil yang layak, masak kalah sama Denpasar ya. Kalau gedung seperti sekarang ini tampaknya tidak layak dan bahkan lebih bangus kantor kepala desa / kantor camat. Wajar jika dibangun Provinsi, karena tanahnya masih milik provinsi.

Semoga disegerakan. “ungkap Gusti Wedakarna. Selama kuker ke Dinas Capil Gianyar, AWK menangani aspirasi dari warga negara Swiss yakni Harry Alfred Fischer dan Adrea Karin Fischer melalui kerabat / sponsornya yakni I Made Sutarna terkait dengan administrasi untuk tinggal di Indonesia. Tampaknya ada perbedaan dalam penerapan aturan terbaru, sehingga pihak WNA meminta kejelasan kepada pemerintah, namun sayang jawaban yang diberikan pada petugas di Dinas Capil dirasa kurang memuaskan, sehingga akhirnya mereka mengundang DPD RI untuk menangani hal ini. “Bagi saya, parameter kesuksesan pemerintah Kabupaten / Kota adalan pelayanan publiknya. Urusan dari lahir sampai mati semua ditangani oleh capil, maka dari itu penting menempatkan SDM yang mumpuni, gercep dan juga ramah. Dan kedepan saya minta agar pelayanan di Capil manapun harus lebih ramah dan juga tuntas. Kurangi kebiasaan mengoper rakyat kesana kesini, kasian nama Bupati dan Pemkab jadi jelek karena anak budahnya di OPD tidak sigap. Dan astungakra DPD RI bisa hadir saat ini dan kita jadi paham.

Ngiring sinergi melayani Tuhan yang ada didalam diri masyarakat. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga anggota Panitia Perancang Undang – Undang ( PPUU ) ini. Terkait dengan masalah WNA tersebut, AWK meminta kepada Imigrasi Kota Denpasar dan juga Kantor Capil untuk memproses kelengkapan dokumen sehingga WNA bisa tinggal dengan tenang di Indonesia. Ditempat berbeda yakni di Capil Denpasar, Senator AWK juga mengangani aspirasi dari Ibu Ni Made Dewi Aristawati terkait dengan surat kematian almahum suaminya yang tidak kunjung diproses. Dalam pertemuan itu hadir Ombudsman Bali serta kedua keluarga yang bertikai serta Perbekel Desa Dauh Puri Kaja Bapak I Gusti Ketut Sucipta, ST. Dalam kesempatan itu, Senator AWK mendamaikan kedua keluarga dan mencari jalan tengah agar semua urusan administrasi bisa tuntas.

AWK meminta kepada kedua keluarga untuk menyelenggarakan Guru Piduka di Merajan dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah mufakat. Disatu sisi, AWK meminta kepada Perbekel yang baru untuk tetap memproses dokumen yang dibutuhkan oleh warga, karena kewajiban pemerintah membantu dan mencari penyelesaian secara teknis. ( humas )