Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

Dukung AWK, Sejumlah Ormas Hindu dan Bali Temui BK DPD RI demi Bali Berdaulat

BALI BERDAULAT – Senator Dr. Arya Wedakarna ( AWK ) Saat Menerima Senator Sulteng Di Perpustakaan Bung Karno dan audiensi Ormas Hindu di Bali kehadapan Anggota BK DPD RI Abdul Rahman Taha di Kantor DPD RI
AWK terima senator Sulawesi Tengah di Perpustakaan Bung Karno

Sejumlah ormas Hindu dan Bali pendukung Arya Wedakarna ( AWK ) mendapat kehormatan untuk bertemu Badan Kehormatan ( BK ) DPD RI di Kantor DPD RI Provinsi Bali. Sekitar 16 orang wakil dari sejumlah ormas di Bali dipimpin oleh Jero Andi Rief Irfandi  menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat Bali kepada Senator RI, Abdul Rahman Taha ( ART )  yang merupakan bagian BK DPD RI terkait prestasi dan kinerja dari anggota DPD RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang selama ini dikenal sebagai anggota DPD RI yang paling sering turun kelapangan dan begitu juga AWK dinilai berhasil memperkenalkan lembaga dan institusi DPD RI di Bali. “Kepada Yang Mulia BK DPD RI, kami sampaikan bahwa sejak ada AWK menjadi anggota DPD RI di Bali, banyak rakyat Bali baru tahu apa itu DPD, dimana kantor DPD dan apa tugas anggota DPD RI.

Sebelumnya, kami tidak tahu apa itu DPD RI, dan pada 2014 saat AWK menang Pemilu, kami baru merasakan peran DPD ini seperti apa. Bahkan dikalangan anak muda, DPD RI lebih populer daripada DPR. Ini kan membanggakan dan kami ingin agar BK mendapatkan informasi seimbang terkait kinerja AWK.”ungkap Jero Panji ( Aktivis Gerakan Pemuda Marhaen / GPM ini ). Selanjutnya, Panji juga menyampaikan bahwa sebagai pemenang Pemilu 2014 dan 2019, figur AWK sudah sangat mengakar di Bali, dan bisa jadi AWK adalah tokoh politilk yang paling populer di Bali saat ini. “Banyak parameter dari popularitas dan elektabilitas AWK, diantaranya menang dua kali Pemilu berturut – turut. Di Pemilu 2019, Suara AWK mencapai 742.781 suara ini mengalahkan suara mantan Gubernur dan Bupati 2 Periode. Suara AWK juga mengalahkan suara tokoh – tokoh puri di Bali.

Bahkan kalau suara nomr 2,3 dan 4 digabung, masih belum mampu mengejar suara AWK. Padahal dalam kampanye AWK tidak didukung partai politik dan tidak ada bansos. Jadi kami pastikan pemilih AWK itu solid, karena memilih berdasarkan kepercayaan dan juga hati nurani. Dan tentu, ini perlu kami sampaikan agar ke depan BK DPD RI tidak menjadi alat yang dijadikan oleh majelis yang iri hati,  caleg gagal dan sakit hati untuk menganggu kinerja DPD RI aktif. Kami hanya menunggu komando saja“ungkap Jero Panji. Terkait dengan hal itu, ART selaku bagian dari BK DPD RI memberikan apresiasi atas keberanian pemuda Bali bersuara membela pemimpinnya. “Masukan dari ormas Hindu dan juga ormas Bali pendukung AWK ini tentu membuka wawasan BK DPD RI.

Tentu BK DPD RI harus membela kehormatan anggotanya. Apalagi Senator AWK adalah figur di Bali yang sangat berpengaruh dan beliau juga sahabat perjuangan di DPD RI. “ungkap ART.  Usai menerima ormas Hindu dan ormas Bali, Senator AWK menerima Senator Sulteng, ART di Gedung Perpustakaan Agung Bung Karno di Renon Denpasar. Dalam pertemuan itu, Senator AWK menyampaikan program untuk menjadikan Bali sebagai center of excellent dari ajaran – ajaran Bung Karno. Diakhir acara AWK, menyerahkan Cihna Dalem kepada Senator ART sebagai wujud persahabatan Bali dan Sulteng. “Di Sulawesi Tengah, ada ratusan ribu warga transmigran Bali. Dan saya berkepentingan agar Senator ART melindungi warga keturunan Bali. Kerja DPD untuk Indonesia.”ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring.