23 September 2021

Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

Komite I Bidang Hukum DPD RI Sesalkan Penurunan Plang Asram Hindu Tanpa Koordinasi dengan Pemerintah

BALI BERDAULAT – Senator Dr. Arya Wedakarna saat hadir di Misa Natal Gereja Katolik Tuka
Wedakarna ikuti Misa Natal di Gereja Katolik Tuka Badung

Salah satu sumpah dan janji seorang anggota DPD RI ketika dilantik dihadapan negara adalah menjadi pengayom untuk seluruh agama, suku, ras dan golongan, termasuk komunitas minoritas. Salah satunya diteladani oleh Senator DPD RI, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang kerap hadir diacara – acara keumatan selain non-Hindu, salah satunya tampak dalam acara perayaan Natal 2020 yang mana Senator Arya Wedakarna ( AWK ) hadir di Gereja Katolik Tri Tunggal Maha Kudus di Desa Tuka, Kuta Utara Badung. Tradisi selalu hadir di Gereja saat malam natal ini, selalu dijalankan oleh AWK selama menjabat sebagai anggota DPD RI, misalnya pada natal tahun – tahun sebelumnya AWK hadir di Gereja Katolik Santo Yoseph di Denpasar, dan Gereja Katolik Palasari di Jembrana serta meninjau persiapan natal di Gereja Kristen Protestan disejumlah tempat di Bali.

Salah satu alasan turunnya AWK kesejumlah gereja karena ingin memberikan teladan bahwa ada tokoh Hindu Indonesia yang benar – benar turun langsung untuk membuktikan kehadiran negara dalam kehidupan toleransi. Ditemui usa mengikuti misa natal di Tuka Badung, Senator AWK mengaku senang mendapat pengalaman baru dalam mengikuti misa Natal dari tahun ketahun sehingga hal ini juga untuk menambah wawasan sebagai seorang nasional. “Berbicara toleransi di Bali, tidak boleh hanya dari belakang meja, tapi harus terjun dan menyaksikan langsung. Seperti di Gereja Katolik ini, saya melihat langsung bagaimana nuansa Bali sangat kental dalam Natal 2020 ini. Ini mungkin yang disebut dengan Dresta Bali ya, artinya Dresta Bali itu bisa dipakai oleh non-Hindu.