24 Oktober 2021

Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

DPD RI Minta Dinas Kesehatan Buleleng Klarifikasi Terkait Penelantaran Jenazah

DPD RI Minta Dinas Kesehatan Buleleng Klarifikasi Terkait Penelantaran Jenazah
AWK beri bantuan masker ke anak asal Jungutan Karangasem

Sebagai Senator DPD RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna M Wedastraputra Suyasa III, SE., (M.Tru), M.Si alias AWK, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) pada masa reses ke Desa Jungutan terkait masalah anak kecil yang viral di media sosial memakai masker. Dalam pertemuan di Desa Jungutan tersebut dihadiri langsung oleh Gst. Ayu Putu Wija Srianjani (Camat Bebandem), beserta jajaran, I Wayan Wastika (Perbekel Jungutan) beserta jajaran, Dinas-Dinas di Kabupaten Karangasem, Warga Desa Jungutan serta I Komang Yasa dan keluarga.

Dalam kunjungannya ke Desa Jungutan, AWK selaku Komite I Bidang Hukum mengatensi masalah viralnya anak kecil yang memakai masker lusuh di Desa Jungutan, serta menindaklanjuti perihal masalah-masalah yang di di Kabupaten Karangasem, dimana AWK selalu tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat karangasem, khususnya untuk tetap menaati protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menyerahkan bantuan sembako, punia dan kitab suci Bhagawad Gita.

Pada viralnya kasus ini menjadikan evaluasi bahwa di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem masih banyak terdapat masyarakat yang kurang mampu untuk bisa di bantu serta diberikan perhatian agar kedepannya Provinsi Bali bisa menanggulangi masalah perekonomian dengan baik dan merata agar masyarakat di Bali bisa menjalani kehidupannya dengan baik.

Pada kesempatan ini juga, AWK meminta agar tidak ada lagi kejadian serupa serta lebih waspada lagi dalam hal menggunakan media sosial dan meminta agar I Komang Yasa bisa diberikan bantuan untuk sekolah setinggi-tingginya, “Saya minta terhadap masyarakat semua, khususnya masyarakat di desa Jungutan, ini adalah tanda nyata dari efek yang ditimbulkan oleh media sosial, maka dari itu saya mohon agar menggunakan media sosial dengan baik agar tidak terjadi persepsi masyarakat yang negatif lagi, terlebih karangasem merupakan daerah Padma Buana dimana banyak sekali Pura-Pura besar terdapat di karangasem jangan sampai dengan kasus kecil ini nama baik Kabupaten Karangasem khususnya tidak baik di mata masyarakat luas” ungkap AWK selaku Senator DPD RI.

Di tempat yang berbeda, DPD RI B.65 juga melaksanakan Kunjungan Kerja ke Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terkait masalah yang terjadi di Buleleng, pengadaan alat kesehatan di seluruh rumah sakit di Buleleng. Dalam pertemuan di Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng tersebut dihadiri langsung oleh dr. I Gusti Nyoman Mahapramana (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng), beserta jajaran dan juga para Direktur Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Buleleng.

Dalam kunjungannya ke Dinas Kesehatan Buleleng AWK selaku Komite I Bidang Hukum membahas terkait Jenazah yang diantarkan pakai mobil pick-up oleh keluarganya dimana tidak diberikannya fasilitas ambulance untuk mengantarkan jenazah yang menjadi pasien di RSUD Buleleng tersebut. Pembangunan fasilitas medis juga menjadi topik yang menjadi atensi dari DPD RI dimana fasilitas medis yang ada saat ini tidak lengkap serta jika ada pasien yang membutuhkan suatu penanganan yang bersifat dan harus menggunakan alat khusus sebagai tindakan yang harus dilaksanakan langsung bisa rumah sakit yang menanganinya untuk menyediakan alat tersebut seperti misalnya pendirian fasilitas Diabetic Center dan fasilitas Hemodialisis (HD) untuk penderita cuci darah yang semakin meningkat di Bali khususnya di Kabupaten Buleleng serta insinerator mandiri sebagai alat pembuangan limbah sampah medis sehingga tidak menimbulkan pencemaran dan juga setiap rumah sakit yang ada di bali agar mempunyai insinerator mandiri untuk penanganan limbah medis tersebut.

Di kesempatan ini AWK meminta agar tidak ada lagi kejadian serupa dan memperlengkap semua sarana prasarana medis yang dibutuhkan sehubungan dengan adanya pandemi ini terlebih lagi yang menyebabkan perekonomian serta kehidupan masyarakat tidak sesuai dengan apa yang direncanakan “Saya meminta pengawasan yang lebih lagi terhadap pasien rumah sakit, dan jangan lagi sampai hak dari pasien seperti halnya jenazah yang dikirim tidak memakai ambulance agar tidak terjadi kembali. Saya minta agar SOP dari penggunaan ambulance ini bisa disempurnakan serta jangan sampai terjadi lagi masalah penelantaran jenazah di Bali khususnya. Tak Lupa saya sampaikan bahwa sebagai garda terdepan penanganan COVID-19 rumah sakit serta tenaga medis lainnya agar bahu-membahu dalam hal penanganan serta pencegahan COVID-19 dengan kesiapan alat, sumber daya dan yang lainnya untuk dapat membangun kembali situasi normal seperti sediakala”, pungkas AWK selaku Wakil Ketua Pimpinan Kelompok DPD MPR RI.