Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

AWK Ucapkan Selamat dan Dukung Visi Bupati Tabanan

Bali Berdaulat – Senator DPD MPR RI Dr Arya Wedakarna menyerahkan Cihna Dalem Tongkat Majapahit Tri Ananta ke Bupati Tabanan
AWK juga minta bangun Patung Wisnu Murti dan pindahkan Patung Bung Karno ke tempat layak

Senator Termuda dari Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III melakukan Safari Politik ke sejumlah Kepala Daerah pasca pelantikan. Tujuan silaturahmi politik ini, selain menguatkan paham kebangsaan juga sebagai komunikasi aktif dari perwakilan daerah yang mewakili kepentingan politik dipusat. Dan pertemuan Senator Arya Wedakarna ( AWK ) langsung disambut oleh I KOmang Gede Sanjaya, SE, MM ( Bupati Tabanan ) beserta jajaran diruang tamu Kantor Bupati Tabanan.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab, Wedakarna menyampaikan ucapan selamat kepada  I Komang Gede Sanjaya, SE, MM – I Made Edi Wirawan, SE yang telah dilantik resmi sebagai murdaning jagat melalui Pemilu yang demokratis. Dan kedepan diharapkan lebih banyak komunikasi parlemen dengan eksektif didaerah untuk merebut politik kebijakan dan politik anggaran bagi provinsi Bali dari postur APBN dan kebijakan nasional. “Astungkara dengan keberadaan DPD RI yang semakin kuat dimata UU, dan DPD menjadi wakil rakyat yang bersifat netral karena non partisan, astungkara DPD RI mampu menjembatan kebutuhan Tabanan.

Apalagi, dizaman Bung Karno hingga kini, Tabanan sangat dikenal dengan basisnya kaum Marhaen. Dari zaman PNI hingga zaman PDI hingga -PDIP, Tabanan sangat konsisten dengan nilai – nilai Marhaenisme. Ini yang harus dipertahankan. Dan syukurlah, muncul kader – kader Sukarnois muda yang bisa memberi warna dalam dunia perpolitikan di Tabanan. Intinya saya selaku pribadi dan tugas sebagai pejabat negara saya siap dukung visi Sanjaya – Wira kedepan. Hanya  kata kebersatuan yang bisa membuat Bali Berjaya. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Kelompok DPD di MPR RI.

Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan tersebut yakni:

  1. Dukungan terkait dengan proyek Jalan Toll Mengwi – Gilimanuk yang akan melintasi Jembrana, Tabanan dan Badung. AWK berharap Bupati Tabanan segera bertemu dengan Bupati Jembrana dan Bupati Badung untuk menyampaikan kesiapan Bali menerima program nasional. AWK usulkan adanya exit toll di Seltim, Selbar dan Selemadeg.
  2. Saran AWK mendirikan PD Parkir untuk merapikan system parkir dan pemasukan daerah.
  3. Dukungan DPD agar Tabanan mendapatkan pembagian dari distribusi air PDAM ke wilayah Badung dan Denpasar.
  4. Dukungan pendirian Pura Jagatnatha Kota Tabanan mengingat Tabanan satu – satunya Kabupaten di Bali yang belum memiliki Pura Jagatnatha.
  5. Dukungan menjadikan RS Nyitdah sebagai RS terbesar di Kawasan Barat Bali yang mengcover Bali Barat, dan menyetujui pemindahan RS Tabanan.
  6. Meminta kepada Pemkab Tabana mengusulkan “Food Estate” untuk Tabanan dengan indikasi geografis yang jelas.
  7. Merapikan hal – hal terkait Perumahan rakyat murah, karena banyak lahan di Tabanan beralih fungsi.
  8. Mendirikan Kembali Patung Wisnu Murti di Catus Patha Kediri Tabanan.
  9. Memindahkan Patung Bung Karno ketempat yang lebih layak di Taman Kota.
  10. Revitalisasi kawasan wisata Bedugul termasuk pemanfaatan hutan untuk rakyat.
  11. Pembentukan lembaga payung hukum Unesco Jati Luwih dan pemetaan Kawasan untuk merebut anggaran pusat untuk kesejahteraan petani.  Diakhir acara, Senator AWK menyerahkan Tongkat Komando Tri Ananta yang melambangkan Naga Basuki ( Kepemimpinan ), Naka Taksaka ( Keberanian ) dan Ananta Boga ( Kemakmuran ).

“Saya kalau mendukung pemimpin daerah itu gampang saja, tidak perlu syarat aneh – aneh. Cukup cepat balas WA jika ada masukan dan aspirasi rakyat. Kalau sudah baik, ramah dan humble, tidak ada alas an tidak mendukung. Saya melihat hal itu di Kanda KOmang Sanjaya. Maj uterus. “pungkas AWK yang juga bagian Komite I BIdang Hukum DPD RI.