Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

Istana Mancawarna jadi Saksi, Komite I DPD RI “All Out” Dukung RUU Bali di Prolegnas

ISTANA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Menyambut Kedatangan 12 Senator RI di Istana Mancawarna Tampaksiring
Wedakarna Serahkan Cihna Dalem ke Senator Indonesia

Berkat perjuangan para Senator Bali periode 2019 – 2024, akhirnya lembaga negara sekelas DPD RI secara aklamasi mendukung RUU Provinsi Bali untuk dibahas dan diundangkan di Prolegnas 2020-2024. Sejak awal pengajuan RUU Provinsi Bali oleh Gubernur Bali, seluruh Senator Bali kompak bersama DPR RI, Pemprov, Pemkab dan juga DPRD Bali serta komponen masyarakat Bali untuk menggolkan apa yang disebut Bung Karno sebagai “Revolusi Yang Tertunda”, Dan api semangat untuk terus mengingatkan pemerintah pusat dan parlemen pusat terus digelorakan oleh Senator RI kebanggaan Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang tanpa lelah terus menerus selalu mengingatkan bahwa ada agenda Bali yang terpenting dari semua perjuangan Bali selama ini yakni menggolkan RUU Provinsi Bali. Hal ini gayung bersambut dielit Komite I DPD RI saat mengunjungi Tampaksiring Gianyar Bali.

Dipimpin oleh Fachrul Razi ( Ketua Komite I DPD RI yang juga Senator Aceh ), secara tegas Komite I menyampaikan sikapnya bahwa RUU Provinsi Bali telah didukung penuh oleh Ketua DPD RI, Ir La Nyalla Mattalitti yang terbukti secara lembaga DPD RI telah mengeluarkan Surat Dukungan Resmi DPD RI untuk disampaikan kepada Presiden, DPR RI, MPR RI dan Menteri terkait atas dimasukkan RUU Provinsi Bali sebagai prioritas. Dan komitmen ini disampaikan di Ruang Pancasila Istana Mancawarna Tampaksiring yang dimana Ketua Komite I dan para Senator RI serta disaksikan oleh tuan rumah Senator Dr Gusti Arya Wedakarna yang berkomitmen all out untuk Bali. “DPD akan memprioritaskan RUU Papua di 2021 dan RUU Bali di 2022. Semoga sukses dan terus kompak. “ungkap Fachrul Razi yang mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka ( GAM ) yang kini sukses menjadi Senator RI ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh AWK yang juga menjabat sebagai Panitia Perancang Undang – Undang ( PPUU ) DPD RI ini yang menyampaikan bahwa masadepan RUU Provinsi Bali ada ditangan partai politik melalui fraksi di DPR RI, karena DPD RI baru bisa ikut terlibat dalam pembahasan jika RUU masuk listing prioritas Prolegnas sebelum 2024. “Dari kacama politik, sebenarnya jadi tidaknya RUU Bali ini tergantung Ketua Umum Partai penguasa saja. Jika Ketua Umum Partai dan Presiden mendukung dan memberikan instruksi kepada Fraksi di DPR dan Pembantu Presiden seperti Mendagri, Menteri Hukum dan HAM, maka tidak sulit untuk golkan RUU Bali. Semoga Fraksi Partai bersatu demi Bali, dan jangan lupa, rakyat Bali sudah menangkakn Jokowi 92% di Bali dan pantas jika Bali diperhatikan. Semoga mereka satyawacana dan diberikan umur panjang agar tidak ingkar janji. “pungkas AWK yang juga Wakil Ketua Pimpinan Kelompok DPD di MPR RI.

Dan selama di Istana Mancawarna Tampaksiring, seluruh Senator RI dijamu oleh Gusti Arya Wedakarna dan juga diserahkan Medali Kehormatan serta Cihna berupa Tongkat Naga Tri Ananta Majapahit kepada seluruh anggota yang hadir yakni : H. Fachrul Razi, M.I.P ( Senator Aceh ), Ir. H. Achmad Sukisman Azmy, M.Hum (Senator NTB), Habib Abdurrahman Bahasym, SE.,MM (Senator Kalimantan Selatan), HM. Syukur, SH.,MH (Senator Jambi), Habib Ali Alwi (Senator Banten), Filep Wamafma, SH.,M.Hum (Senator Papua Barat), Dr. Badikenita Sitepu, SE.,M.Si (Senator Sumatra Utara), Ir. Abraham Riyanto (Senator NTT), Maria Goreti, S.Sos.,M.Si (Senator Kalimantan Barat) dan DR. Richard Hamonangan Pasaribu, B.Sc ,M.Sc (Senator Kepulauan Riau)