Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

AWK Minta Asosiasi Penjahit Bali Mendapat Kesempatan Tender di UNUD

BALI BERDAULAT – Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III RDP Bersama Rektor Unud, Wakil Rektor IV, Bagian Pengadaan Barang, Serta Perwakilan Dosen Fisip Unud
Di sisi lain, Rektor tegaskan pendapat oknum Dosen terkait AWK bukan sikap UNUD

Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna M Wedastraputra Suyasa III, SE., (M.Tru), M.Si yang kerap disapa Wedakarna, mengadakan pertemuan dengan Prof. A.A. Raka Sudewi (Rektor Unud), Prof. I.B. Wyasa Putra, SH., M.Hum (Wakil Rektor IV Unud), I Dewa Md. Ary Swanjaya (Bagian Pengadaan Barang Unud) dan I Gede Kamajaya, S.Pd., M.Si (Dosen Fisip Unud) terkait denga aspirasi atau keluhan pengusaha dan asosiasi penjahit tentang tidak diperolehnya kesempatan bagi penjahit bali terkait pengadaan barang senilai 2 Miliar di Unud.

Dalam laporan yang disampaikan pada Anggota Komite I Bidang Hukum, AWK mendapat laporan bahwa pemenang tender adalah perusahaan dari luar Bali.

Pada kesempatan tersebut Pejabat Unud telah memberikan penjelasan bahwa tender tersebut murni dari pusat dan dengan mekanisme yang telah ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sesuai prinsip-prinsip pengadaan yakni :

  1. Unud dalam pengelola pengadaan barang/jasa telah mengutamakan Penyedia Lokal, dengan memenuhi Kualifikasi yang dipersyaratkan.
  2. Unud dalam pengadaan Tender/Seleksi sudah menggunakan SPSE, yang menentukan bahwa lingkup sistem bersifat dan berlaku Nasional.
  3. Unud kedepannya akan menggunakan E-marketplace/Belanja Langsung Pengadaan, dimana Penyedia Lokal diminta menggunakan teknologi digital dan bekerjasama Bali mall.id/Shopee/Gojek/Grab, dll.
  4. Unud juga telah menggunakan metode R- purchasing/E-katalog pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP).

Adapun portal pengadaan pada Unud yang bisa diakses menggunakan media elektornik diantaranya melalui SiRUP LKPP untuk pengumuman rencana umum pengadaan pada tautan https://sirup.lkpp.go.id/; SIMPeL Kemdikbud untuk proses Pengadaan Langsung pada tautan https://simpel-lpse.kemendikbud.go.id/; dan SPSE Kemendikbud untuk proses Tender/Seleksi/Penunjukan Langsung/E-purchasing pada tautan https://lpse.kemdikbud.go.id/.

Oleh karena itu AWK berencana akan mengumpulkan asosiasi penjahit untuk memberikan bimbingan agar penjahit asal Bali mampu bersaing pada tender-tender Nasional.

Selain itu, AWK juga berdiskusi dengan dengan Rektor Unud tentang pendapat oknum dosen dimedia onlie yang diduga mengandung unsur “pencemaran nama baik” terhadap warga negara dan telah memperoleh informasi dari Rektorat. Dalam hal ini, menyampaikan bahwa pendapat oknum dosen tersebut bukanlah sikap resmi UNUD, tapi murni sebagai pendapat pribadi Si Oknum.

Pertemuan tersebut dirasa sangat penting untuk mengklarifikasi dan silaturahmi sebelum diambil tindakan lanjutan dan pihak Unud meminta waktu untuk dilakukan pembinaan secara internal. Dan sesuai dengan Surat Balasan Unud Nomor : B/3963/UN14/HM.01.06/2021, Perihal : Tindaklanjut Kunker DPD RI B.65, pada poin 2 surat tersebut disampaikan bahwa pendapat yang disampaikan oleh Dosen yang bersangkutan berdasarkan pertanyaan/wawancara wartawan terhadap dirinya dan pendapat tersebut merupakan pendapat pribadi Dosen yang bersangkutan dan tidak mewakili Lembaga (UNUD).

Sebagai penutup AWK berpesan “Astungkara UNUD sebagai perguruan tinggi yang didirikan Bung Karno agar selalu mengedepankan SDM yang menjalankan Tri Kaya Parisudha dan jwa gotong royong” kata AWK selaku Wakil Ketua Pimpinan Kelompok DPD di MPR RI.