23 September 2021

Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

SUKMAWATI SUKARNO SAMPAIKAN DUKA CITA MENDALAM

SHRI GUSTI WEDAKARNA HADIRI PEMAKANAN S.I.J.K.G.P.A.A MANGKUNAGORO IX DI SOLO

IMG 20210818 WA0031 2

DUKA CITA – Sukmawati Sukarno bersama Swargi MN IX ( atas ) dan Shri Gusti Wedakarna bersama GPH Paundrakarna, Permaisuri Dalem, GPH Bhre Cakrahutama di Astana Girilayu

Jelang kemerdekaan Indonesia ke-76 bangsa ini kembali berduka karena ditinggal oleh salah satu putra terbaiknya yakni Adipati Puro Mangkunegaran Solo yakni Sampeyandalem Ingkang Jumeneng Kangdjeng Gusti Pangeran Adipati Arya ( S.I.J.K.G.P.A.A) Mangkunagoro IX ing Kadepaten Mangkunagaran Surakarta Hadiningrat. Kepergian dari salah satu Raja Jawa ini juga membuat keluarga besar The Sukarno Center Tampaksiring berduka cita, mengingat almarhum ( swargi ) adalah ayahnda dari Gusti Pangeran Haryo ( GPH ) Paundrakarna yang juga Dewan Pembina The Sukarno Center. Lainnya, (swargi) Mangkunegaran IX adalah suami dari putri Bung Karno yakni Sukmawati Sukarno Putri dan memiliki dua putra putri yakni Gusti Paundrakarna dan Gusti Menur. Dan tidak salah jika ikatan dan jalinan persahabatan antara Puri Tegeh Kori Badung dengan Puro Mangkunegaran terjalin dengan baik. Dan sebagai wujud penghormatan pada Swargi MN IX, Sukmawati Sukarno mengutus Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III untuk langsung hadir di Solo ( Surakarta ) untuk menyampaikan ucapan bela sungkawa dan juga hadir dipemakaman Raja. Ditempat terpisah, Sukmawati Sukarno di Jakarta menyampaikan duka cita mendalam atas Mangkatnya Mangkunegaran IX, dan berharap semoga semua cita – cita luhur beliau dilanjutkan oleh para penerus tahta. “Atas nama pribadi, dan juga keluarga besar Proklamator Bung Karno, Ibu menyampaikan Duka Cita mendalam. Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya. “ungkap Sukmawati Sukarno yang juga Pembina The Sukarno Center Tampaksiring. Ditempat terpisah tampak Shri Gusti Arya Wedakarna saat di Istana Mangkunegaran Solo langsung menemui Permaisuri Dalem yakni Gusti Kanjeng Putri Mangkunegaran IX, GPH Paundrakarna, GRA Putri Agung Suniwati, Anchillasura Marina Sujiwo dan GPH Bhre Cakrahutama Wira Sudjiwo untuk menyampaikan duka cita mendalam. “Selaku wakil rakyat Bali di DPD RI, juga selaku Penglingsir Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori saya menyampaikan duka cita mendalam atas mangkatnya Yang Mulia Gusti Mangkunegaran IX. Dumogi Amor Ring Acintya. “ungkap Gusti Wedakarna yangs saat hadir di Istana Mangkunegaran didampingi oleh Ibu Nukning ( The Hindu Center Of Solo ). Selama di Istana, Shri Gusti Wedakarna hadir dalam acara doa lintas agama, dan tahlilan. Keesokan harinya (16/8 ), Shri Gusti hadir di Astana Girilayu yakni tempat pemakaman raja – raja Mangkunegaran ( Adipati ) bertempat di Kabupaten Karanganyar. Dalam kesempatan itu, Shri Gusti Wedakarna juga mendapat kehormatan untuk menaburkan bunga melati dipusara pemakanan Raja yang dilaksanakan langsung didepan Permaisuri dan Sentana Dalem. Dalam upacara pemakaman tersebut diadakan secara ketat denga prokes dan terbatas hanya pada kerabat dekat Keraton. Tampak juga hadir, Gusti Ros ( Adik dari Swargi MN IX ). ( admin )