23 September 2021

Arya Wedakarna

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III

SUGENG WIYOSAN ABHISEKA RATU KAPING 41 RING ISTANA MANCAWARNA

PENGELUKATAN TIRTA SAKING 41 PURA KHAYANGAN JAGAT DAN TEDUNNYA TARI “ BEDOYO SEGORO KIDUL “

Hari ini 23 Agustus 2021 (Wuku Watugunung Isaka Warsa 1943) adalah hari lahir dari Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Dan secara tradisi sejak Ngadeg Ratu pada 2009, diadakan upacara ritual agama Hindu di Istana Mancawarna Tampaksiring. Proses ritual pun dilaksanakan atas tuntunan Ida Sulinggih, termasuk dengan dipendaknya tirta dari 41 Pura Sad / Dang Khayangan diseluruh penjuru Bali untuk menyempurnakan kegiatan ini. Upacara diadakan dalam dua rangkaian yakni acara ritual dan acara seremonial didalam Istana Mancawarna. Upacara ritual baik panglukatan, otonan dan Raja Yadnya dipuput oleh Ida Pedanda Istri Tianyar Arimbawa saking Griya Tegeh Kori Karangasem. Sedangkan acara Agni Hotra dipimpin oleh Hotri dari Pasraman Veda Agni Prayascita. Acara ritual dimulai dengan acara membasuh cokor Ratu Aji oleh putranda Shri I Gusti Ngurah Bhisma Vedanta Wiswakarna Suliwa WS IV, kemudian dilanjutkan dengan Jamasan Pusaka Tongkat dan Keris milik Puri.Sedangkan untuk Penglukatan dengan menggunakan 41 Tirta seluruh Bali langsung dilaksanakan oleh Ida Pedanda Istri yang dilanjutkan dengan natab banten odalan abhiseka yang sudah disediakan pihak Griya. Selain itu juga diadakan upacara Jamasan Kereta Kencana Kiai Segara Kidul dan Kiai Pajenengan Mangkubhumi yang merupakan hibah Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna ( Keraton Puro Mangkunegaran Solo ). Selain upacara adat, juga diadakan pembacaan Kitab Suci Bhagawad Gita oleh Gusti Wedakarna yang dilanjutkan dengan puja Agnihotra serta pelepasan burung merpati. Adapun makna rangkaian upacara ritual ini adalah untuk menghormati Ida Betara Leluhur Raja Badung Kapertama yakni I Gusti Tegeh Kori yang merupakan leluhur Ratu Aji Wedakarna, serta penghormatan kepada kedua orang tua yakni Swargi Lebar Shri Wedastera Suyasa dan Swargi Lebar I Gusti Ayu Suwitry. Sedangkan untuk acara di Istana Mancawarna diadakan sejumlah rangkaian yakni upacara potong tumpeng dan selain itu, Abhiseka Ratu juga berkenan memberikan Cihna Dalem berupa penghargaan kepada sejumlah Tokoh Sosial di Bali. Uniknya dalam acara di Istana akan ditampilkan Tari Bedoyo Segara Kidul , masyarakat berkesempatan untuk menyaksikan langsung Tari Bedoyo Segara Kidul yang digagas oleh Gusti Wedakarna dan diciptakan oleh Seniman Tari Bagas Karayana. Tarian Bedoyo ini ditarikan oleh 9 orang putri dan dipersembahkan kepada Ida Betara Leluhur Padjajaran yakni Gusti Kanjeng Ratu Dewi Pantai Selatan. Tarian Sakral ini ditarikan hanya 3 kali setahun yakni tanggal 23 Agustus ( Hari Lahir / Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem ), 11 November (  Hari Lahir Sejarah Leluhur Majapahit ) dan 31 Desember ( Peringatan Ngadeg Ratu ).